Pengertian targer pasar, beserta contohnya
Target
pasar adalah sekelompok orang yang menjadi target penjualan produk Anda.
Umumnya target pasar akan memiliki karakteristik yang sama baik dari sisi
kebiasaan, demografi, dan lainnya.
Dengan kata
lain, target pasar adalah calon pembeli potensial yang harus mendapatkan
informasi dan promosi terkait produk Anda. Artinya, Anda perlu
mengupayakan langkah yang tepat untuk menjangkau konsumen dengan
baik. Tujuan akhirnya, membuat konsumen membeli produk Anda.
Strategi pemasaran
yang baik dimulai dengan menentukan target pasar yang potensial.
Dengan demikian, Anda bisa menerapkan satu strategi yang efektif
untuk menawarkan produk yang Anda jual. Kami akan menjelaskannya
di bagian strategi target pasar.
Manfaat
dari target pasar
·
Memudahkan
dalam menyesuaikan produk dan strategi marketing mix (bauran pemasaran) yang
dijalankan dengan target pasar.
·
Mengembangkan
posisi produk dan strategi marketing mix (bauran pemasaran).
·
Dengan
melakukan identifikasi bagian pasar yang bisa dilayani secara efektif,
perusahaan dapat berada dalam posisi yang lebih baik.
·
Mengantisipasi
adanya persaingan.
·
Memanfaatkan
sumber daya perusahaan yang terbatas secara efisien dan efektif.
·
Membidik
peluang pasar yang lebih luas.
·
Menempatkan
gagasan pemasaran dengan lebih jelas
·
Mengatur
produk menjadi lebih baik.
·
Menemukan
dan membandingkan kesempatan pasar.
·
Mengelompokkan
budget yang dimiliki secara tepat.
·
Menciptakan
daya tarik di bidang pemasaran.
·
Perusahaan
akan berada pada posisi yang lebih baik.
Faktor yang
Harus Diperhatikan Dalam Menentukan Target Pasar
Ukuran
Segmen
Perusahaan
besar cenderung memilih segmen pasar yang juga besar begitupun sebaliknya,
perusahaan kecil akan memilih segmen pasar yang lebih kecil. Hal ini bertujuan agar perusahaan dapat
menyesuaikan target perusahaan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Pertumbuhan
Segmen
Faktor
pertumbuhan segmen juga merupakan salah satu faktor yang wajib diperhatikan
dalam menentukan target pasar. Meskipun ukuran sebuah segmen saat ini relatif kecil,
tetapi tidak menutup kemungkinan akan berkembang dimasa yang akan datang jika
ada tanda-tanda perkembangan yang positif. Karena pada dasarnya segmen kecil
adalah segmen pasar yang potensial. Seperti misalnya dahulu tingkat usia 60
tahun ke atas tidak menjadi fokus pasar bagi perusahaan. Tetapi saat ini banyak
jasa dan produk yang ditawarkan untuk segmen ini (usia 50 tahun keatas).
Analisis
Situasi
Lakukan
analisis situasi secara teliti dan cermat sebelum menentukan target pasar.
Analisis situasi tersebut berhubungan dengan konsumen, para pemasok, dan para
distributor dengan menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses,
Opportunities, Threats).
Sumber Daya
Perusahaan
Sebelum
menentukan target pasar, cobalah perhatikan sumber daya yang didapat perusahaan.
Apabila sumber daya perusahaan didapat dari kerja sama dengan pihak luar, maka
kamu harus berhati-hati. Hal ini karena keuntungan dan risiko ditanggung
bersama.
Biaya yang
Harus Dikeluarkan untuk Mencapai Segmen
Sebuah
segmen harus disesuaikan dengan kegiatan pemasaran perusahaan, jika segmen yang
dipilih ternyata tidak cocok maka sebaiknya tidak perlu untuk dilakukan. Oleh
sebab itu, identifikasi mengenai segmen yang akan dituju wajib dilakukan dengan
teliti. Banyak contoh segmen yang sempat diperkirakan memiliki potensi besar,
namun ternyata tidak seperti yang diharapkan, sementara perusahaan sudah
mengeluarkan biaya yang besar.
Kesesuaian
Tujuan
Setelah
segmen pasar ditentukan, sebaiknya perusahaan tetap fokus pada segmen tersebut.
Sebisa mungkin perusahaan jangan beralih ke segmen pasar lain yang tidak
direncanakan sebelumnya, karena risiko kerugiannya cukup besar.
Pelaksanaan
Target Pasar
Setelah
proses segmentasi pasar dilakukan, langkah selanjutnya adalah pelaksanaan
target pasar. Untuk melakukannya, diperlukan proses yang urut dan sistematis,
yakni sebagai berikut:
Mengembangkan
acuan pemasaran untuk menentukan segmen pasar yang telah ditarget.
Memilih
segmen pasar serta target perusahaan.
Mengembangkan
produk yang sesuai segmen pasar.
Mengembangkan
profil segmen pasar yang akan dihasilkan.
Menambah
kriteria segmen pasar apabila diperlukan.
Melakukan
identifikasi segmentasi pasar yang sudah ada.
Rencana
Target Pasar
Setelah
menentukan segmentasi pasar, langkah berikutnya dalam proses pemasaran adalah
penetapan target pasar. Penetapan target pasar adalah kegiatan menilai serta
memilih satu atau lebih segmen yang akan diambil perusahaan. Apabila perusahaan
ingin menentukan segmen pasar mana yang akan diambil, maka langkah pertama
adalah menghitung dan menilai potensi laba dari tiap segmen yang telah
ditentukan.
Dalam
menentukan target pasar, perusahaan wajib menilai dengan hati-hati berbagai
macam segmen untuk nantinya ditentukan berapa ukuran segmen serta segmen mana
yang akan diambil oleh perusahaan. Pemilihan segmen yang terlalu sempit bisa
berdampak pada kegagalan dalam mencapai volum penjualan serta laba yang
diinginkan. Akan tetapi jika segmen yang dipilih terlalu luas, akan berdampak
pada biaya yang akan melebihi kenaikan penjualan serta laba.
Starategi
Target Pasar
Undifferentiated
Marketing
Undifferentiated
marketing merupakan suatu usaha perusahaan yang dilakukan dengan jalan meninjau
pasar secara keseluruhan dan memusatkan pada kemasan-kemasan barang dalam
rangka memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen. Penggunaan strategi target
pasar dengan undifferentiated marketing ini didasarkan pada adanya penghematan
ongkos-ongkos, baik dalam bidang pemasaran maupun ongkos-ongkos perusahaan pada
umumnya.
Differentiated
Marketing
Differentiated
marketing adalah suatu usaha yang dilakukan perusahaan dalam rangka
mengidentifikasi kelompok-kelompok pembeli tertentu dengan membagi pasar dalam
dua kelompok atau lebih. Untuk hal ini, perusahaan harus membuat produk yang
berbeda-beda untuk masing-masing segmen pasar yang ada. Tujuannya adalah untuk
meningkatkan jumlah penjualan barang dan jasa, serta untuk mendapat kedudukan
yang kuat di setiap segmen pasarnya.
Concentrated
Marketing
Concentrated
marketing adalah suatu usaha perusahaan yang dilakukan untuk memusatkan
pemasaran produk-produknya pada satu atau beberapa kelompok pembeli yang
dianggap potensial saja. Tujuan strategi target pasar concentrated marketing
adalah agar mampu memusatkan pemasaran pada segmen pasar yang dilayaninya saja.
Dengan begitu, perusahaan bisa memperoleh penghematan dalam operasi pemasaran,
karena adanya spesialisasi dalam hal produk, promosi, harga, dan distribusi.
Contoh
target pasar
Misalkan
kita mempunyai bisnis di bidang fashion untuk anak-anak, maka inilah contoh
target pasarnya:
Produk yang
Dijual: Pakaian Anak-anak, dijual secara online
Target
Lokasi: Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan kota
lain di pulau jawa yang bisa dijangkau oleh kurir pengiriman barang maksimal
dalam 4 hari.
Target
Demografi Pelanggan: Perempuan yang telah menikah dan memiliki anak kecil,
dengan usia antara 25 – 35 Tahun. Memiliki penghasilan keluarga di atas 4 Juta
per bulan.
Karakteristik
Psikologis Pelanggan: Terbiasa menggunakan komputer, e-mail, internet, dan
sosial media. Mengikuti trend fashion anak. Hobi membaca majalah kesehatan
anak.
Sebelum
memulai bisnis, penentuan target pasar memang penting dilakukan untuk
mengetahui target sasaran konsumen. Selain itu, kamu juga harus mengelola
keuangan bisnis jika ingin bisnis kamu terus maju dan berkembang. Kelola
keuangan kamu tanpa batas tempat dan waktu.
Demikianlah
artikel tentang Id Pengertian targer pasar, beserta contohnya.
Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca sekalian, dan jangan lupa
komentar ya
Sekian
Terimakasih,
happy nice day :)