Apa saja yang perlu disiapkan dan modal untuk usaha catering
Alasan
untuk mencoba usaha catering
1.
Modal
Relatif Kecil dengan keuntungan Besar
Alasan mengapa kamu perlu memulai bisnis katering rumahan yang pertama
adalah karena modal yang relatif kecil dengan keuntungan besar. Dengan begitu,
modal utama akan lebih cepat kembali dan keuntungannya bisa kamu gunakan untuk
memperluas bisnis katering rumahanmu.
Selain itu, banyaknya demand atau kebutuhan masyarakat akan makanan pada
setiap harinya menjadikan bisnis ini ramai dan menjanjikan. Kamu cukup
mengeluarkan budget modal sekitar 1 juta saja untuk melakukan promosi awal
dengan menyiapkan sajian berbagai menu katering. Lakukan promosi melalui keluarga,
rekan kerja, tetangga rumah, hingga sosial media bisa menjadi langkah awal
memulai bisnis katering rumahan.
2.
Bisnis
yang Bisa Dilakukan di Rumah
Untuk ibu rumah tangga yang mengharuskan keseharian berada di rumah,
bisnis katering rumahan bisa kamu coba. Banyak sekali peminat bisnis yang bisa
dikerjakan di rumah karena tuntutan rumah tangga ataupun keterbatasan tempat,
dengan begitum bisnis katering rumahan cocok sekali untukmu yang ingin bekerja
di rumah dengan penghasilan yang lumayan besar.
Bagi pemula, bisnis tidak perlu menyewa sebuah ruko atau tempat sebagai
lokasi produksi karena bisa dilakukan dirumah. Hal ini juga dapat membuat kamu
menghemat biaya sewa tempat, sehingga sangat menguntungkan untukmu yang
memiliki modal kecil.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan alat produksi makanan katering
dengan barang pribadi yang masih bagus kualitasnya, membuat bisnis ini salah
satu yang minim modal, cocok untuk ibu rumah tangga.
3.
Bahan
Baku yang Mudah Ditemukan
Untuk membuka bisnis kuliner, hal yang paling penting untuk diperhatikan
adalah dari mana bahan baku bisa didapatkan dan semudah apa bahan baku bisa
dibeli. Nah, karena bisnis katering rumahan umumnya membuat menu yang mudah
dibuat, bahan bakunya pun bisa mudah ditemui.
Yang harus diperhatikan pada saat membuka usaha katering adalah lebih
baik jika memilih bahan baku yang berkualitas dan segar supaya bisa
menghasilkan rasa yang nikmat dan lezat. Bahan baku katering yang dibutuhkan
ini sesuai dengan menu makanan yang ditawarkan. Ada berbagai jenis makanan yang
bisa ditawarkan mulai dari nasi goreng, nasi uduk, mie goreng, ayam goreng,
telur balado, rendang, sop dan sebagainya. Sehingga bahan baku masakan ini
perlu disesuaikan dengan pesanan makanan dari pelanggan atau menu yang sudah
kamu tetapkan.
4.
Bisa
Mencoba Menu Makanan Sehat Rumahan
Kesadaran masyarakat akan mengonsumsi makanan sehat kini sudah populer,
menjadikan makan makanan sehat sebuah lifestyle. Dengan ini, kamu berkesempatan
untuk mencoba bisnis katering rumahan dengan menu makanan sehat. Menu makanan
disini lebih mengedepankan rasa dan kesehatan yang bebas dari junkfood.
Sasaran katering dengan tawaran menu sehat bisa merujuk pada para
pekerja kantoran yang sibuk dan juga mahasiswa. Mereka yang sibuk dan banyak
aktifitas tapi masih sangat perhatian dengan konsumsi gizi pasti memerlukan
katering dengan menu makanan sehat. Disinilah kamu bisa berperan sebagai
penyedia jasa menu makanan sehat yang terjangkau untuk mereka.
5.
Menghadirkan
Menu Diet
Seiring dengan semakin populernya menu makanan sehat, menu diet pun
semakin banyak minatnya. Disini kamu bisa menjadi sebagai penyedia jasa yang
mencari menu diet untuk konsumsi setiap harinya.
Yang mungkin agak sulit untuk dilakukan disini adalah mengenali gizi dan
mengetahui makanan mana yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan
ataupun sesuai gizi yang dibutuhkan. Biasanya penyedia jasa katering menu diet
menuliskan gizi yang dikandung di menu makanannya, membuat konsumen lebih
percaya dan yakin untuk mengonsumsi makanannya.
6.
Alat-alat
yang Mudah Dicari dan Relatif Murah
Menjalankan usaha catering membutuhkan peralatan memasak yang
berkualitas, dan yang berkualitas belum tentu harus mahal, karena sekarang
sudah banyak tersedia alat-alat masak yang mudah dicari dan relatif tidak
memakan terlalu banyak biaya.
Walaupun pada awalnya terlihat mahal, tetapi alat masak inilah yang akan
membantumu dan memudahkanmu bisnis katering rumahan dan akan awet sampai
bertahun-tahun lamanya. Semakin bagus kualitas alat masak yang kamu beli,
semakin lama pula alat masak itu bertahan, menjadikannya sebagai investasi
bisnis.
Beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha catering ini
antara lain ialah kompor dan gas, pisau, wajan, panci, pengukus, talenan,
spatula dan aneka peralatan memasak lainnya.
Menentukan
Jenis Usaha Catering
Cara bisnis
catering rumahan yang pertama ialah menentukan terlebih dahulu jenis usaha
catering Anda. Karena memang hal ini akan sangat berpengaruh terhadap jalannya
usaha Anda.
Apalagi
jika modal yang Anda miliki tidak terlalu besar. Sehingga Anda harus bisa
menyesuaikan target konsumen pertama Anda. Berikut beberapa jenis dan ragam
catering yang harus Anda pelajari terlebih dahulu.
1.
Catering
Rumahan
Catering rumahan merupakan jenis usaha catering yang melayani pesanan sampai
100 orang. Biasanya usaha ini ditujukan untuk anak kost, karyawan, pengajian,
arisan, pesanan nasi tumpeng, nasi boks, dan lain sebagainya. Usaha yang satu
ini menjadi jenis usaha catering dengan modal yang paling kecil dibandingkan
yang lainnya.
2.
Catering
Hajatan dan Acara Khusus
Seperti namanya, catering hajatan lebih terfokus untuk acara-acara
khusus seperti hajatan atau acara khusus lainnya. Biasanya jenis catering ini
akan melayani pesanan untuk acara sunatan, pernikahan, dan perayaan lainnya.
3.
Catering
Makanan Anak
Ini merupakan usaha catering yang melayani pesanan untuk makan pagi atau
siang anak sekolah. Biasanya akan disajikan dalam sebuah rantang atau tempat
makan khusus anak-anak. Selain itu ada beberapa orang yang mengambil spesialis
untuk catering makanan sehat.
4.
Catering
Kantoran
Usaha ini akan melayani setiap pesanan yang dibutuhkan oleh kantor. Baik
untuk karyawan, staff atau pemilik kantor. Biasanya pesanan ini meliputi nasi
boks, prasmanan, atau pesanan tertentu dalam acara khusus di kantor.
Modal awal
Estimasi
perhitungan modal awal yang akan kamu keluarkan untuk bisnis catering sehat.
Harga yang tercantum pada tabel tersebut, adalah harga pasaran yang tertera di
e-commerce.
1.
Tempat
makan x100 Rp 500.000
2.
Sendok
dan garpu plastic x100 Rp. 30.000
3.
Sticker
logo merek Rp. 300.000
4.
Tas
belanja kertas x 200 Rp 100.000
5.
Bahan
makanan serba organik (4 menu) Rp 3.000.000
Total 3.930.000
Beberapa
tip untuk bisnis catering
·
Buat
makanan yang sesuai dengan target pasar. Jika target kamu adalah millenial atau
pekerja kantoran di Ibukota, kamu bisa membuat varian makanan Indonesia yang
dipadukan dengan makanan western.
·
Untuk
menjaga kualitas kateringmu dan kepercayaan dari konsumen, pilihlah bahan
makanan yang berkualitas.
·
Cantumkan
kandungan serta jumlah kalori dari bahan makanan pada box makanan. Karena para
konsumen makanan sehat biasanya akan lebih memerhatikan kandungan makanan yang
akan mereka santap.
·
Iklankan
usahamu melalui sosial media, agar cakupannya menjadi luas. Tidak lupa untuk
mengunggah foto asli dari produkmu dan berikan caption yang menarik.
·
Kamu
juga bisa memasarkan produk kateringmu dengan bermitra bersama penyedia food
delivery online.
·
Untuk
bisa menarik perhatian konsumen baru atau konsumen yang berlangganan setiap
hari, kamu bisa memberikan harga spesial untuk mereka.
·
Terakhir,
yang perlu kamu ingat adalah selalu pertahankan cita rasa produkmu, agar
konsumen tidak kecewa.
Demikianlah
untuk artikel tentang Apa saja yang perlu disiapkan dan modal untuk usaha
catering. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan jangan
lupa berkomentar ya
Sekian
Terimakasih,
happy nice day :)
0 Response to "Apa saja yang perlu disiapkan dan modal untuk usaha catering"
Posting Komentar